Kata Hidayat Nurwahid Soal Video Mesum Ariel
Hidayat Nurwahid mengkhawatirkan dampak negatif dari video itu.
Sabtu, 26 Juni 2010, 14:51 WIB
Finalia Kodrati, Syahrul Ansyari
|
Mantan Ketua MPR, Hidayat Nurwahid mendesak polisi untuk secepat mungkin menuntaskan kasus video sex itu.
"Saya berharap kepolisian lebih cepat lebih baik dalam menangani permasalahan ini. Karena memang tidak ada manfaatnya sama sekali jika dibiarkan mengambang," kata Hidayat Nurwahid saat ditemui di Mesjid Baiturahman, Gedung DPR, Jumat 25 Juni 2010.
Video mesum itu, yang juga menyeret nama Cut Tari dan Luna Maya, tidak hanya menggegerkan publik di tanah air saja tetapi juga sampai ke penjuru dunia.
Sejumlah media asing ikut memberitakannya. Gencarnya pemberitaan soal video itu di mancanegara membuat Hidayat Nurwahid cemas. Dia takut dengan berita yang terus-terusan itu, nama bangsa Indonesia akan tercemar.
Hidayat juga cemas dengan dampak negatif dari video itu terhadap perilaku anak-anak. Menurut laporan Komisi Perlindungan Anak (KPA), merebaknya video porno di masyarakat meningkatkan kejahatan pemerkosaan sampai 20%.
"Lebih dari 30 kasus yang dilaporkan dalam waktu yang sangat pendek. Hal ini tentu saja salah satu dampak langsung dari penyebaran video itu," kata Hidayat. Hidayat kurang sepaham bila yang bisa dijerat hukum cuma si penyebar video saja.
"Dalam segala kasus, tidak akan ada asap bila tak ada api. Para penyebar tidak mungkin akan menyebarkan jika video itu tidak ada. Dalam kasus ini jelas, pembuat juga harus dihukum," tegas Hidayat.
• VIVAnews


0 komentar:
Posting Komentar